Kamis, 28 Agustus 2008

55. Pembalasan Pendekar Bule

Pendekar 212 Wiro Sableng sesaat berdiri memandangi bangunan besar berbentuk joglo itu.
"Bangunan begini besar tapi tidak satu manusiapun kelihatan," kata murid Sinto Gendeng dalam hati. Di samping kanan bangunan tampak sebuah kereta putih. Tak jauh dari situ seekor kuda putih tengah mencari makan di halaman yang banyak ditumbuhi rumput liar. Binatang ini tampak gelisah. Sebentar-sebentar dia menegakkan kepala lalu meringkik. Wiro mendekati Kuda putih ini lalu mengusap-usap lehernya sampai binatang ini tenang kembali, malah balas menggeser-geserkan pipinya ke bahu sang pendekar.

download

Tidak ada komentar: